Tuesday, January 7, 2014

Rumah

Kalau boleh tahu, apakah arti rumah bagimu?

Rumah tidak selalu harus seperti ini

Lagi malas gambar


Boleh jadi seperti ini



Atau seperti ini



Bahkan terkadang cukup seperti ini



Rumah tak harus selalu berarti sebuah bangunan dimana seluruh keluarga berkumpul. Bukan berarti itu salah, tapi bagiku rumah lebih sebagai tempat dimana kita menemukan kenyamanan—bahkan disaat kita sendirian. Tempat dimana kita mendapat bukan sekedar sambutan, tapi juga pengakuan. Tempat dimana kita bisa jadi diri kita apa adanya tanpa khawatir dicemooh. Tempat yang—tanpa kita sadari—kemanapun kita pergi pada akhirnya akan selalu jadi tujuan , tempat pelarian, dan “pulang”.

Rumah erat hubungannya dengan keluarga. Keluarga disini tidak melulu berarti orang-orang yang terikat perjanjian darah yang ditakdirkan Tuhan. Bisa jadi berupa sahabat karib, ataupun orang-orang yang menginginkan keberadaan kita lebih dari apapun.

Aku merindukan rumahku.

Selama ini aku selalu berusaha menemukan rumah, tapi seiring dengan bergulirnya tulisan ini aku mulai berpikir untuk menciptakan sendiri sebuah rumah yang nyaman. Bukan lagi mencari, tapi menciptakan.


Sebuah rumah bagiku sendiri... dan juga orang lain.

desty@nurmadestyanggraeni.blogspot.com

Monday, January 6, 2014

I Swear

Uri hamkke ulgo utdeon jiwojiji anheul gieok ganjikhae
But I cherish the inerasable memories that we cried and laughed together


Saranghamnida

Why did you took my heart without my permission?


Dong Bang Shin Ki version : http://www.youtube.com/watch?v=htceQqJzwLo

Wednesday, September 11, 2013

Segelintir Sudut Menakjubkan Fasilkom (dan) Unsri

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya. Enggak bisa dipungkiri, dari segi lingkungan, aku bahagia ada disini. Ya, area fakultas ini memang terkenal (dan terbukti) akan kegersangannya dibandingkan area fakultas-fakultas lain, tapi justru itulah yang menciptakan daya tarik tersendiri. Langit biru yang jernih itu terhampar luas menantang tanpa ada yang menghalangi! 

Ini yang membuatku jatuh cinta dan betah berada disini, langit Inderalaya yang bersih dan berwarna biru jernih. Hal yang jarang aku temui bahkan di Jambi sekalipun.

Jujur, walau kadang merasa miris tapi sebagai pecinta langit biru aku merasa sangat beruntung ada disini hahaha. Gersang, tapi istimewa. Begitulah :D 

Foto pertama yang aku ambil


Ini favoritku

Sapi-sapi UNSRI -_-

Percaya atau tidak, ini terjadi bersamaan loh. Mendung tebal disatu sisi tetapi cerah disisi yang lain.













Juitha

Pola awannya cantik, ya kan?


Nah kalau yang ini, foto-foto yang kuambil di area sepanjang jalan masuk utama UNSRI.










desty@nurmadestyanggraeni.blogspot.com

Thursday, September 5, 2013

Love Letter

Dear Shiho Miyano,

Ini adalah surat cintaku kepadamu.

Meskipun aku seorang wanita, aku tak peduli.

Meskipun kau hanyalah tokoh imaji belaka, aku tak peduli.

Aku mencintaimu, Shiho-san.


Sebut aku gila karena memang demikianlah apa adanya.

Aku mengagumimu, mengagumi sikap pantang menyerah seberat apapun cobaan hidupmu.

Memang terkadang ada saatnya dimana kau ingin menyerah, memang terkadang kau lelah dan terlihat lemah, tapi itu tak mengurangi sedikitpun rasa kagumku padamu. 

Setelah semua hal buruk yang menimpamu kau masih bisa berjalan tegap dan bersikap tenang seperti itu, apa kau sudah gila!?

Hei Haibara-san,

Mungkin memang kau tak sekuat Ran dengan karatenya, tidak pernah bisa secerah Kazuha dengan semangat berapi-apinya, tidak pernah bisa menyaingi pesona Sonoko dalam menceriakan suasana atau bahkan tak akan pernah bisa secuek Sera dengan segala aura positif yang ia miliki.

Tapi kau spesial, kau tahu?

Setidaknya dimataku. 

Kau kuat dengan caramu sendiri.

Aku ingin sepertimu. Tolong ajari aku!
Tolong, mulai sekarang dan untuk seterusnya tetaplah seperti ini.

Terima kasih telah menunjukkan kepadaku bagaimana wanita kuat yang sesungguhnya, Ai-kun.

:)

Seseorang yang sangat mengagumimu,

Desty.